Jombang, SEJAHTERA.CO – Antusiasme menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026, tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari mancanegara.
Salah satu daya tarik utama yang memicu lonjakan pendaftar adalah fasilitas penginapan gratis yang diinisiasi oleh Yayasan Pendidikan Islam Al-Madinah berkolaborasi dengan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Tambakrejo Jombang.
Program ini menjadi solusi bagi para penggembira dan aktivis yang ingin hadir meramaikan forum permusyawaratan tertinggi NU namun terkendala biaya akomodasi.
Ketua Panitia Penyambutan Penggembira Muktamar ke-35 NU, Subagiyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyulap 19 ruangan kelas menjadi tempat menginap yang layak.
Setiap ruangan dapat menampung sekitar 20 hingga 25 orang, sehingga total kapasitas yang disediakan cukup untuk menampung ratusan tamu.
Baca Juga :Ponpes Mukmin Mandiri II Ditutup Warga, Kemenag Tulungagung Turunkan Tim
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menampung para penggembira dan juga para aktivis yang ingin mendukung suksesnya muktamar,” ujar Subagiyo dalam keterangannya kepada koranmemo.com, Selasa (21/7/2026).
“Insya Allah kami siapkan kurang lebih 19 kamar yang luasnya satu kelas, insya Allah berkapasitas 20 sampai 25 orang,” sambungnya.
Untuk menunjang kenyamanan para tamu, panitia saat ini telah menyediakan 12 unit toilet dan kamar mandi, dan berencana menambah 8 unit lagi sehingga totalnya menjadi 20 fasilitas sanitasi.
Selain itu, panitia juga telah memesan 400 bantal lengkap dengan kotak khusus, dan siap menambah jumlahnya jika terjadi lonjakan tamu yang melebihi perkiraan.
Subagiyo mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, total pendaftar yang sudah melakukan inden mencapai sekitar 580 orang, dengan 480 orang di antaranya telah terkonfirmasi penuh.
“Kita nanti untuk bantal sementara kita pesan 400 sesuai dengan kotak kita, tetapi nanti melihat perkembangannya nanti sehingga kita siapkan untuk sesuai dengan tamu yang hadir di Yayasan Al-Madinah ini,” terang pria yang juga menjabat sebagai A’wan PRNU Tambakrejo tersebut.
Baca Juga :Jaksa Tuntut Otak Kasus Greenhouse Ganja Jombang 13 Tahun Penjara
Fasilitas penginapan gratis ini tidak hanya menarik peserta dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.
Sejumlah pimpinan pusat seperti Banom Ansor, Ishari, serta instruktur PW GP Ansor Jawa Timur tercatat akan mendirikan posko di kawasan tersebut.
Selain itu, sekitar 25 orang perwakilan dari Sudan telah memastikan akan memanfaatkan fasilitas di Yayasan Al-Madinah, sementara sebagian lainnya ditempatkan di Pondok Pesantren Gus Awis.


















