Ratusan UMKM di Kota Blitar Alami Kredit Macet, Total Nilai Rp 4,3 Miliar

Ratusan UMKM di Kota Blitar Alami Kredit Macet, Total Nilai Rp 4,3 Miliar
Kepala Dinas Koperasi dan UKM dan Tenga Kerja, Kota Blitar Juyano. (istimewa)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Jumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM di Kota Blitar yang macet ternyata cukup banyak. Mayoritas macet karena kondisi keuangan yang turun hingga akhirnya tak bisa melunasi kewajibannya.

Baca Juga :Krida Hadiri Rakorda LDII Kota Batu, Minta Pentingnya Jaga Toleransi dan Kerukunan

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM dan Tenga Kerja, Kota Blitar Juyano. Dia mengakui setiap tahun ada pelaku UMKM yang terkendala pembayaran sehingga akhirnya kreditnya macet. Para pelaku usaha ini tersebar di tiga kecamatan dengan berbagai jenis usaha.

Read More

“Ada UMKM yang macet memang. Tak bisa melunasi kewajiban sehingga akhirnya dinyatakan macet,” kata Juyanto, Minggu (10/11/2024).

Baca Juga :Di Madrasah Tsanawiyah Al Hikam, Jelantah Bisa Ditukar Sembako, Dorong Warga Lebih Peduli Lingkungan

Dia mengatakan sesuai data yang dimiliki, jumlah pelaku UMKM yang statusnya kreditnya macet sekitar 770 orang. Sementara jumlah UMKM di Kota Blitar sebanyak 22.094.

Mayoritas pelaku usaha ini adalah kuliner. Sebanyak 770 yang kreditnya macet itu jika ditotal nilai yang macet ditaksir Rp 4,3 miliar. Jumlah itu sudah termasuk hutang pokok hingga bunga.

Para pelaku UMKM ini mengajukan pinjaman ke sejumlah bank kreditur di Kota Blitar. “Ada sekitar 770 yang macet kalau ditotal itu tadi. Sekitar Rp 4,3 miliar,” katanya.

Baca Juga :Usai Dilantik, 1.092 Anggota KPPS Mojoroto Kota Kediri Diminta Menjaga Netralitas

Kondisi ekonomi atau keuangan, lanjutnya menjadi salah penyebab para pelaku UMKM tak bisa melaksanakan kewajiban hingga akhir perjanjian. Apalagi Covid-19 menjadi salah satu pemicunya.

Meski sejumlah kreditur memberikan fasilitas restrukturisasi, tetapi belum bisa mengatasi masalah. Hingga akhirnya tetap macet.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *