Pasalnya, ada beberapa beberapa barang bukti yang hingga kini masih proses pencarian.
“Kalau saat ini sudah ada beberapa barang bukti yang kita amankan, mulai dokumen, file komputer hingga komputer jinjing,” tegasnya.
Agung menegaskan jika praktik penyelewengan dana BOS tersebut diduga sudah dilakukan sejak tahun 2019 hingga sekarang. Namun pihaknya belum membeberkan secara rinci modus yang digunakan untuk penyelewengan dana yang nilainya miliaran rupiah tersebut.
Baca Juga :Dua Wisatawan Terseret Ombak, Keamanan Wisata Pantai Selatan Ditingkatkan
“Kalau modusnya seperti apa itu masuk materi penyidikan, belum berani kami sampaikan, jika sudah ada penetapan nanti kita jelaskan,” tandas Agung.



















