“Kadang kala di TPS surat suaranya kurang itu kemungkinan yang hadir tidak 100 persen, selagi masih cukup, tidak perlu ambil di TPS lain,” bebernya.
Lebih lanjut, usai pencoblosan dan penghitungan suara yang dilakukan rekapitulasi di desa, logistik dikirimkan langsung ke kecamatan untuk dilakukan rekapitulasi di kecamatan pada malam itu. Pihaknya dari Pengawas TPS bersama petugas gabungan TNI Polri melakukan pengawalan ketat.
Baca Juga :Paslon Rizky Unggul, LSI Deny JA: Ada Beberapa Faktor Penentu
“Kemarin malam ada pengawalan tim gabungan dari TPS menuju tingkat desa dan tingkat kecamatan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan aman,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim menuturkan, setelah dikirimkan ke kecamatan, maka tahap selanjutnya rekapitulasi di masing-masing kecamatan mulai Kamis (28/11/2024) sampai Sabtu (30/11/2024). Tahap selanjutnya akan dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kabupaten pada Sabtu (30/11/2024).
“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengikuti proses penghitungan mulai rekap berjenjang sampai nanti ada hasil resmi,” tuturnya.
Adanya hasil survei terkait penghitungan suara, lanjut dia, bukan hasil penghitungan resmi. Oleh karenanya, dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Kediri untuk menunggu hasil dari KPU karena sesuai PKPU 17 tahun 2024 ttg pemungutan suara bahwa hasil resmi adalah hitung manual.
“Kami juga mengajak masyarakat agar menghormati hasil Pilkada dan menjaga situasi yang kondusif dan aman,” pungkasnya.



















