Pola penganggur di Kota Batu pada Agustus 2024 menunjukkan kecenderungan TPT laki-laki cenderung lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan, yaitu 3,93 persen untuk TPT laki-laki berbanding 3,19 persen untuk TPT perempuan.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) perempuan umumnya lebih rendah dibandingkan laki-laki, terutama karena banyak perempuan yang memilih untuk mengutamakan peran domestik,” urainya.
Baca Juga :Waduh, Tiga Lansia di Ponorogo Diamankan Polisi Saat Bermain Judol, ini Pengakuannya
“Meskipun demikian, baik laki- laki maupun perempuan mengalami penurunan TPT pada Agustus 2024, dengan penurunan yang lebih signifikan pada laki-laki sebanyak 1,70 persen dibandingkan perempuan 0,29 persen,” paparnya.
Pj Walikota Batu mengungkapkan, kondisi TPT pada Agustus 2024 mencerminkan kelanjutan penurunan yang terjadi sejak awal pandemi Covid-19.
Baca Juga :Implementasikan Pertanian Modern, Polres Trenggalek Libatkan Drone
Kebangkitan sektor pariwisata di Kota Batu telah berkontribusi pada peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor jasa yang terkait, seperti akomodasi, restoran, perdagangan dan transportasi.
Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, perihal IPM Kota Batu Tahun 2024 yang mencapai 79,69 persen. Jumlah tersebut meningkat 0,62 poin atau 0,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 79,07 persen.
Dikatakan pula, bahwa peningkatan IPM 2024 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan serta standar hidup yang layak.
Baca Juga :Hilang saat Cari Kayu Bakar, Kakek di Ponorogo Ditemukan Tewas di Lereng Gunung Semampir
“Pertumbuhan IPM 2024 sebesar 0,78 persen atau sebesar 0,62 poin dari tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama pada dimensi standar hidup layak,” tutupnya.



















