“Karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan saat terjadi hujan lebat,” ujarnya.
Baca Juga :Longsor JLS Penghubung Malang- Blitar, Pemkab Malang Sudah Laporkan Ke Kementerian PUPR
Selain di jalan nasional itu, longsor juga menerjang wilayah RT 28/RW 11 tepatnya di lahan sirip jalan masuk petak 71 BI Dusun Kasihan Desa Ngrencak. Kondisi itu mengakibatkan tembok setinggi 3 meter dan lebar 13 meter pada rumah seorang warga jebol.
“Sebelumnya daerah sana diguyur hujan lebat sejak pukul 02.00 WIB sampai pukul 06.30 WIB,” jelasnya.
Beruntung dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Meskipun begitu, pemilik rumah menanggung kerugian sebesar Rp 5 juta akibat kerusakan pada tembok dua kamar rumahnya. Dilain sisi, taksir kerugian akibat tembok penahan tebing yang mengalami longsor itu diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Baca Juga :Antisipasi Telat, Walikota Blitar Minta Penggarap Tambah Pekerja
“Kami himbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang,” pungkasnya.



















