Kunjungi Blitar, Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Cicipi Blackthorn, Durian Sultan di Kebun Srengat

Kunjungi Blitar, Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Cicipi Blackthorn, Durian Sultan di Kebun Srengat
Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa ketika mencicipi durian premium duri hitam atau blackthorn. (aziz/sejahtera.co)

Dia mengatakan durian yang ditanam Anna merupakan durian buruan para pecinta durian. Utamanya musang king dan blackthorn. Kedua durian ini pangsa pasarnya luar negeri. Pihaknya yakin jika dikembangkan dengan maksimal, bakal mendatangkan keuntungan.

Contohnya dengan lahan 1 hektare jumlah pohon jika panen bisa tembus Rp 2 miliar dalam waktu lima tahun. Blackthorn misalnya, harganya per kilogram saja tembus Rp 400 ribu lebih. Banyak yang menyebut durian ini adalah durian para sultan.

“Rasanya juga beda, legit-legit manis. Warna buahnya kuning. Makanya harganya mahal. Ciri-cirinya ada bintangnya,” katanya.

Read More

Baca Juga :Kecelakaan Tol Pandaan-Malang, Kasat Lantas Polres Malang Panggil Perusahaan Ekspedisi Truk

Dia mengatakan jika dikembangkan dengan maksimal, bukan tidak mungkin menjadi potensi lain di Jawa Timur. Apalagi di Jawa Timur cuacanya mendukung di beberapa daerah.

Di sinilah dibutuhkan influencer bagaimana menanam durian yang baik. Dan Mas Anna sudah mengawali. “Apalagi saya sudah mencicipi dan memang suka durian,” katanya.

Sementara itu, owner Republik Durian Farm, Anna Luthfie pun siap diajak kerja sama dengan pemerintah provinsi dan siap mengembangkan kebun durian premium. Apalagi di Jawa Timur banyak terdapat lahan tidur atau lahan menganggur. “Penanamannya mudah yang penting ada airnya. Dalam kurun waktu empat tahun juga sudah bisa panen,” katanya.

Baca Juga :Puluhan Sopir Bus Pariwisata Ikuti Ramp Chcek dan Tes Urine Demi Keselamatan Wisatawan di Kota Batu

“Kalau di Malaysia bisa, di Blitar juga bisa. Di Malaysia itu durian jadi andalan petani, karena menjanjikan,” tukasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *