Sementara itu, Ketua PWI Nganjuk, Bagus Jati Kusumo, menambahkan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.
Baca Juga :Ada Unsur Kearifan Budaya Lokal di Pemasangan Lampu Hias dan Granit Jalan Soeta Kabupaten Kediri
“Tidak ada usaha yang sia-sia untuk lingkungan. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan tak ternilai bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Selain upaya penghijauan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan langkah serupa.
Untuk diketahui, sebanyak 3.000 bibit pohon yang disiapkan meliputi berbagai jenis, seperti trembesi, ficus, alpukat, mangga, aren, jambu air, flamboyan, dan jambu kristal.
Pemilihan jenis pohon ini mempertimbangkan manfaat ekologis sekaligus potensi ekonominya bagi masyarakat di masa depan.
Gerakan ini menjadi momentum awal menuju lingkungan yang lebih hijau dan sehat di Kabupaten Nganjuk.
Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan kawasan hutan tetap lestari, memberikan manfaat ekologis, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.



















