Musim Puncak Hujan, BPBD Kabupaten Blitar Waspadai Bencana Alam, 14 Kecamatan Rawan

Musim Puncak Hujan, BPBD Kabupaten Blitar Waspadai Bencana Alam, 14 Kecamatan Rawan
Bencana banjir bandang yang terjadi di wilayah Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu. (aziz/sejahtera.co)

Daerah lainnya Desa Balerejo dan Tegalasri di Kecamatan Wlingi, serta Slorok di Kecamatan Garum. Beberapa kecamatan lain, seperti Kademangan, Kesamben, Nglegok, Panggungrejo, Selorejo, Sutojayan, Wates, dan Wonotirto, juga masuk dalam daftar kerawanan sedang.

Untuk Kabupaten Blitar, lanjutnya, beberapa bencana alam yang kerap menerpa beragam. Banjir misalnya, di Kecamatan Binangun, hingga di Kecamatan Sutojayan. Sementara bencana longsor ada pula di Kecamatan Doko, Gandusari, Wlingi, Kesamben dan lain sebagainya.

Baca Juga :Polisi Paparkan Prosedur Adopsi Secara Hukum usai Ungkap Perdagangan Bayi Kota Batu

Read More

Sementara bencana angin putting beliung, yang menjadi langganan bencana seperti di Kecamatan Nglegok, Sanankulon, Wonodadi, Srengat, Udanawu dan lain sebagainya.

Pria berkacamata ini menambahkan lagi, untuk meminimalisasi bencana alam, seperti sosialisasi. Warga yang tinggal di daerah rawan bencana, diminta untuk waspada.

Bahkan, jika lokasinya masuk dalam status awas diminta untuk pindah ke lokasi yang aman. Untuk meminimalisasi pohon roboh, di antaranya mengurangi ranting atau cabang pohon.

Baca Juga :Tangani Virus PMK, Pemkot Batu Bakal Alokasikan Vaksin Menggunakan Anggaran BTT

Pohon yang berada di dekat rumah di minta untuk ditebang demi keselamatan bersama. “Untuk peralatan tim BPBD sudah lengkap. Mulai perahu karet, pemotong pohon dan lain sebagainya,” jelasnya.

Terakhir pihaknya juga meminta kepada warga tak segan-segan melapor ke kelurahan atau desa jika daerahnya rawan bencana.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *