Menurutnya, predikat Sangat Baik ini tidak hanya menjadi kebanggaan tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Baca Juga :Diduga Depresi, Lansia Gantung Diri di Desa Ngetrong, Kabupaten Tulungagung
Meski telah mencatatkan hasil positif, Pemkab Jombang tidak ingin berpuas diri. Teguh menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya berhenti pada pencapaian indeks, tetapi juga harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Inovasi dan reformasi birokrasi harus terus didorong. Kita harus memastikan bahwa layanan berbasis elektronik benar-benar mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan transparansi,” tegasnya.
Pemkab Jombang berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem digital yang lebih inklusif dan kolaboratif.
“Mulai dari pengelolaan administrasi hingga pelayanan publik, semua diarahkan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel,” pungkasnya.



















