Sekitar 42 Persen Kasus DBD Menjangkit Pelajar, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek

Sekitar 42 Persen Kasus DBD Menjangkit Pelajar, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek
Petugas saat melakukan fogging (angga/sejahtera.co)

Dari 22 puskesmas yang ada, Puskesmas Karanganyar menempati urutan pertama kasus tertinggi dengan jumlah 79 kasus, disusul Puskesmas Karangan 78 kasus dan Puskesmas Pandean 77 kasus. Sementara untuk golongan umur, kurang dari 1 tahun sebanyak 1,59 persen, usia 1 sampai 4 tahun 3,93 persen, usia 5 sampai 14 tahun 28 persen, usia 15 sampai 44 tahun 49,44 persen dan usia 44 tahun ke atas 16,73 persen.

“Jika dilihat golongan usia, 5 sampai 44 tahun usia terbanyak. Untuk kasus terbanyak anak sekolah, dengan jumlah 460 kasus (sekitar 42 persen),” imbuhnya.

Baca Juga :Nenek di Trenggalek Tewas Saat BAB di Sungai, Begini Kronologinya

Read More

Pihaknya berharap tahun ini kasus DBD di Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek tak separah tahun sebelumnya. Meskipun demikian, masyarakat diminta waspada akan kasus DBD yang biasanya terjadi peningkatan saat musim penghujan.

“Minggu pertama tahun ini ada 15 kasus per 6 Januari. Sementara minggu pertama dan kedua Januari tahun lalu masing-masing 12 kasus dan total 64 kasus pada tahun sebelumnya. Semoga tidak semelonjak tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *