Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Berbagai langkah dilakukan Pemkab Trenggalek untuk menekan persebaran nyamuk demam berdarah di Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga :Jelang Imlek 2025, Klentheng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Mulai Bersih-Bersih
Langkah itu untuk mencegah agar kasus yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti itu tidak merebak parah. Sebab pada tahun 2024, kasus demam berdarah dengue atau DBD di Kabupaten Trenggalek menembus 1.071 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Sunarto mengatakan, terus mengampanyekan program PSN Plus untuk menekan persebaran. Langkah itu dinilai efektif yang bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat.
Baca Juga :Liga 4 Jatim, Kena Kartu Merah, PSID Jombang Ditahan Imbang Pasuruan United
“Kita kampanyekan pemberantasan sarang nyamuk, mulai dari menguras, mengubur, menutup. Kemudian abatisasi, pakai ikan serta memakai lotion anti nyamuk,” kata Sunarto, Kamis (9/1/2025).



















