Antisipasi DBD Merebak, Pemkab Trenggalek Galakkan Gerakan Kuras ‘Jeding’ Seminggu Sekali

Musim Penghujan, Dinkes Kabupaten Kediri Minta Warga Waspada Chikungunya
Ilustrasi

Selain menggerakkan kader jumantik, advokasi ke masyarakat hingga pemenuhan obat perawatan pasien DBD dan fogging fokus, pihaknya juga menggalakkan gerakan menguras ‘jeding’ bahasa Jawa kamar mandi. Langkah itu dilakukan minimal seminggu sekali.

“Atau potensi tempat-tempat perindukan nyamuk di sekitar kita, seperti bak mandi, pot bunga dan tempat lainnya sehingga tidak sampai berkembang biak,” imbuhnya.

Baca Juga :Pameran Karya Seniman Kediri, KPU Kabupaten Kediri: Suarakan Demokrasi Lewat Lukisan

Read More

Perilaku hidup bersih dan sehat itu, lanjut Sunarto, menjadi upaya penting dalam mencegah perkembangan nyamuk DBD, selain kolaborasi pencegahan DBD antar lintas sektoral.

Dengan adanya kolaborasi itu, pihaknya berharap kasus DBD di Trenggalek tidak sampai melonjak seperti tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin siklus tahunan DBD, sama seperti tahun 2019. Semoga dengan langkah kita bersama ini tidak terjadi lonjakan kasus,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *