Sebaran DBD di Tulungagung Merata, Dinkes Catat Dua Kecamatan Jadi Temuan Kasus Terbanyak

Sebaran DBD di Tulungagung Merata, Dinkes Catat Dua Kecamatan Jadi Temuan Kasus Terbanyak
Proses penanganan DBD pada salah satu desa di Tulungagung yang dilakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa (isal/sejahtera.co)

Baca Juga :Dinkes Kota Batu Buat Langkah Antisipatif Cegah Penyebaran HMPV

Kemudian ada Kecamatan Sumbergempol 65 kasus, Tulungagung Kota 62 kasus, Pakel 58 kasus, Gondang 54 kasus, Kauman 42 kasus. Lalu, Kecamatan Kalidawir 41 kasus, Ngantru 40 kasus, Tanggunggunung 39 kasus, Karangrejo 26 kasus, Pucanglaban 21 kasus, Sendang 18 kasus dan Pagerwojo 11 kasus.

“Kalau kita lihat data ini, artinya tidak hanya kawasan perkotaan saja yang banyak temuan kasus DBD, melainkan di wilayah pinggiran juga banyak temuan,” ungkapnya.

Read More

Merespon hal ini, jelas Desi, pihaknya rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat terhadap pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Pihaknya juga sudah menginstruksikan setiap puskesmas di masing-masing kecamatan untuk mengedukasi masyarakat terkait PSN ini.

Baca Juga :Angka Dispensasi Nikah Dini di Kabupaten Kediri Tahun 2024 Menurun

Mengingat, PSN ini terbukti ampuh untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, sedangkan untuk nyamuk dewasanya diberantas dengan melakukan fogging. Dikarenakan diprediksi kasus DBD masih akan melonjak di tahun 2025, pihaknya menghimbau agar masyarakat menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Kita selalu galakkan PSN untuk pencegahan perkembangbiakan nyamuk, juga fogging untuk membunuh nyamuk dewasanya. Masyarakat juga kami himbau agar rutin menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya,” pangkasnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *