Muhammad Afifuddin, salah satu warga yang membeli elpiji di toko kelontong, juga mengeluhkan hal tersebut.
“Gas elpiji ini kebutuhan dapur sehari-hari, kok tiba-tiba naik. Kalau harga kebutuhan pokok lain juga ikut naik, bagaimana kami bertahan?,” katanya.
Selain di pangkalan, toko kelontong di Peterongan juga mulai menaikkan harga elpiji. Hal ini semakin memberatkan masyarakat, terutama mereka yang mengandalkan gas bersubsidi ini untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
Baca Juga :Tarik Iuran Kematian, Ketua RT di Kediri Temukan Warganya Tak Bernyawa
Melihat situasi ini, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga. “Bukan hanya gas elpiji, tapi harga kebutuhan pokok lain juga perlu perhatian agar tidak makin tinggi,” ungkap Afifuddin.



















