“Ada peningkatan 15,5 persen dibanding tahun 2023. Tanda-tanda meningkat ketika Covid-19 mereda. Selain itu, infrastruktur di Blitar selatan yang sudah diperbaiki juga menjadi penyebab peningiatan” kata Yanti.
Dia mengatakan potensi wisata alam di Kabupaten Blitar memang lebih banyak dibanding wisata buatan. Contoh wisata alam pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, Pantai Pangi di Kecamatan Bakung hingga kebun teh Sirah Kencong di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi.
Selain itu ada pula sejumlah candi. Seperti Candi Penataran di Kecamatan Nglegok, Candi Kawentar di Kecamatan Kanigoro dan lain sebagainya.
Baca Juga :Rencana Pemberian Izin Tambang WIUPK kepada Perguruan Tinggi Menuai Penolakan
Dia menambahkan, Kabupaten Blitar ada 32 tempat wisata dan wisata budaya ada 40 tempat wisata. Sedangkan wisata buatannya ada 36 destinasi.
Sedangkan destinasi yang masih berpotensi, namun kurang dikelola ada 18 wisata alam, 3 destinasi buatan dan 1 wisata budaya.
“Untuk momen paling banyak wisatawannya hari libur sekolah dan akhir pekan,” tambahnya.
Dia optimistis jumlah kunjungan terus meningkat tahun-tahun ke depan. Pasalnya saat ini wilayah Blitar selatan saat ini tengah dikebut pembangunan jalan dalam bentuk jalur lintas selatan atau JLS.



















