Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang, Ini Penjelasan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang

Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang, Ini Penjelasan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang
Petugas Dinas Peternakan Jombang sosialisasikan pentingnya kebersihan kepada pedagang dan peternak di Pasar Hewan Kabuh, Selasa (7/1), untuk cegah wabah PMK. (istimewa)

Baca Juga :Sah, MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Ponorogo, ini Tanggapan Sugiri Sancoko

Dari data Dinas Peternakan Kabupaten Jombang per tanggal 8 Desember 2024 hingga 31 Januari 2025 menunjukkan bahwa saat ini tercatat ada 1.320 sapi yang terjangkit PMK di Kabupaten Jombang, dengan rincian 85 ekor mati, 126 ekor dipotong paksa, 722 ekor sembuh, dan 387 ekor masih dalam kondisi sakit.

“Kami terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya semaksimal mungkin untuk menanggulangi wabah PMK,” terangnya.

Read More

Dengan langkah cepat dan terkoordinasi ini, diharapkan wabah PMK dapat segera teratasi, sehingga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Jombang dapat terjaga dan masyarakat tidak terpengaruh oleh dampak yang lebih luas.

Baca Juga :Lapangan Stadion Brawijaya Tergenang Air, Persik Kediri Ditegur PT LIB

“Pemerintah Kabupaten Jombang berharap dengan penutupan sementara pasar hewan ini, penyebaran PMK dapat dicegah dan kesehatan hewan ternak di wilayah Jombang dapat terlindungi,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *