Gazebo nantinya selain tempat nongkrong juga bisa digunakan untuk kontes ikan hingga pameran berkaitan dengan pertanian dan ikan. “Untuk pintu masuk sebelah selatan. Nanti ada petugas,” katanya.
Dia menambahkan, dengan berdirinya Sukhoi itu menjadi wahana baru pegiat ekonomi. Utamanya para pedagang ikan. Selama ini Kota Blitar juga dikenal sebagai sentra perdagangan ikan koi.
Bahkan, setiap dua tahun sekali Kota Blitar menjadi lokasi kontes koi piala presiden. “Iya ini juga dalam rangka menggairahkan pameran kaitannya dengan ikan. Khususnya koi,” katanya.
Saat ini, jumlah kios di Sukhoi sebanyak 13. Jumlah itu sama dengan sebelum pembangunan lokasi anyar. “Selain itu ada kantin, kantor, musala hingga toilet. Lahan parkir juga luas bisa menampung kendaraan banyak,” pungkasnya.



















