Jadi Langganan Banjir, BPBD Gelar Mitigasi dan Simulasi Sekolah Rawan Bencana di Ponorogo

Jadi Langganan Banjir, BPBD Gelar Mitigasi dan Simulasi Sekolah Rawan Bencana di Ponorogo
Sejumlah siswa saat melakukan simulasi kebencanaan. (istimewa)

Baca Juga :Sinergi TNI dan Polri, Bantu Petani Lakukan Penyemprotan Cegah Hama

Sementara itu, Farida Hanim Handayani mengungkapkan setidaknya sudah tiga kali sekolahnya di terendam banjir. Mulai tahun 2007, 2019 dan 2024, hal ini karena letak bangunan sekolah diapit tiga sungai besar yang kerap meluap ketika hujan deras datang.

“Jadi ini penting sekali, apabila terjadi bencana kita bisa tahu langkah apa yang harus diambil dan tidak hanya banjir saja,” urai Farida.

Read More

Farida menambahkan, pada banjir terakhir kerugian yang dialami sekolah mencapai Rp 2,3 miliar. Dimana banyak alat elektronik maupun peraga untuk praktik siswa yang rusak akibat terendam banjir.

Baca Juga :Ngeri, di Pinggiran Sungai Tembelang Ditemukan Kepala Manusia. Diduga Potongan Bagian Tubuh Mayat di Megaluh

“Kita banyak alat praktik yang rusak dan tidak bisa berfungsi secara normal lagi akibat banjir dan sudah kita laporkan ke Provinsi. Kerugian Rp 2,3 miliar itu hanya alat praktik saja belum lain sebagainya,” pungkas Farida.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *