Kediri, SEJAHTERA.CO – Bulan Ramadan atau puasa masih diperkirakan kurang sepuluh hari lagi dan Idulfitri diperkirakan masih satu bulan lagi Lur…!
Tapi jajanan atau kue-kue untuk perisiapan Idulfitri atau Lebaran, sudah mulai berdatang dan dipajang di pusat perkulakan Jalan Patimura Kota Kediri.
Sejumlah kue atau jajanan Lebaran, baik yang modern maupun jaman dulu (jadul) sudah tersedia dan tinggal dipilih saja, mana yang masyarakat suka.
Baca Juga :Korban Terakhir Longsor Pasir di Kaliputih Ditemukan, Pencarian Resmi Dihentikan
Selain jajanan atau kue untuk Lebaran, juga mulai muncul dan dipersiapkan minuman kemasan yang biasa beredar untuk sajian istimewa Hari Raya Idulfitri.
Termasuk minuman sari buah yang diproduksi dari Kota Batu dan hampir setiap menjelang Lebaran menjadi rebutan. (merek gak disebutkan ya…).
Karena jarak Idulfitri atau Lebaran masih jauh, soal harga, sepakan lalu masih, seperti hari-hari. Belum ada kenaikan yang signifikan.
Namun gelagat orang belanja, utamanya pemilik toko-toko pracangan atau penjual jajanan secara eceran, sudah mulai terlihat.
Baca Juga :Terobos Lampu Merah di Blitar, Bus Pariwisata Hantam Pemotor, Suami Istri Tewas
Kalau hari biasa mereka membeli jajanan satu bal (dus) atau dua bal jajanan, kini sudah terlihat membeli empat hingga lima bal.
Bahkan ada juga pemilik toko yang kini telah menyetok hingga ratusan dus sejumlah jenis minuman, baik yang tawar (air putih) maupun yang rasa.
“Mumpung harga belum naik dan kebetulan ada dana, jadi mending beli hari ini. Toh, tanggal kedaluwarsanya juga masih panjang,” kata pemilik toko kelontong di kawasan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (19/2/2025).
Baca Juga :Derita Pikun, Kakek Tewas Tertemper Kereta Api Gajayana di Pohgajih
Nanti kalau sudah mendekat Lebaran atau kurang satu bulan atau 15 hari, katanya, orang akan berebut dan harga dipastikan akan melonjak.
“Ya, hari-hari ini harus nyicil untuk stok. Kalau harga sudah naik, nanti juga kasihan pelanggan kami,” katanya.



















