Karya lama yang dipamerkan, kata Yunus, di antaranya “Rembulan dan Matahari” ukuran 95 x 65 Cm dilukis pada 1968. Karya tahun yang sama, ukuran 85 x 100 Cm berjudul “Bahtera Kehidupan”.
Kemudian karya yang tahunnya lebih muda, yaitu dibuat pada 1995 berukuran 140 x 150 berjudul “Laa Ilaa Ha Ilallah” dan “Qulhu Allah Hu Ahad” berukuran 140 x 150 Cm.
Sementara karya Ilham J Baday berjudul Mesin Kota, Senapan, Ekspresi 1 dan Ekspresi 2.
Rata-rata bermedia ball paint on pepers berukuran 50 x 60 Cm. Tahun melukisnya unknown alias tidak dikenal.
Jadi, bagi masyarakat Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya, utamanya pecinta seni rupa karya Amang Rahman Jubair, silakan mengapresiasi ke Galeri Prabangakara Jalan Gentengkali Surabaya.
Termasuk bagi kalangan muda pecinta seni rupa, yang belum sempat mengenal Amang Rahman Jubair, dapat mengapresiasi lewat karya-karyanya.
Selain dapat mengapresiasi lukisan, pengunjung pameran juga dapat suguhan dari seniman lain lewat pembacaan puisi.
“Sejumlah seniman sudah siap merespon pameran lukisan Amang Rahman Jubair dengan karya seni lain,” kata Junus Jubair.
Pameran kali, ujar dia, juga sekaligus menyambut puasa atau bulan Ramadan. Karya-karya yang yang ditampilkan nuansanya juga sangat religi.



















