Blitar, SEJAHTERA.CO – Perpustakaan Nasional Bung Karno Blitar dalam beberapa hari ini menjadi buah bibir. Ini menyusul dijadikan sebagai lokasi pembuatan klip Mala Agatha bertajuk Iclik Cinta yang menjadi rasan-rasan karena lagunya kurang mendidik itu.
Akibatnya, sejumlah elemen masyarakat pun geram. Bahkan, DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Blitar mengecam dan akan mengadukan penggarap video ke kepolisian terkait adanya sebuah lagu dengan judul “iclik cinta”.
Pasalnya, sebuah lagu dengan judul “iclik cinta” itu dinilai tak senonoh dan parahnya, video klip lagu tersebut mengambil latar di kawasan Makam dan Perpustakaan Nasional Bung Karno yang diunggah di platform Youtube.
Baca Juga :Rumah Pria di Ponorogo Diserbu Pejuang Garis Dua karena Punya Pohon Kurma
Ketua DPC GMNI Blitar Vita Nerizza Permai mengatakan jika hal tersebut tidak hanya mencemari kesakralan makam Bung Karno, tetapi juga menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap warga negara.
”Makam Bung Karno adalah simbol perjuangan dan pengorbanan yang telah memberikan banyak arti bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya, Jumat (7/3/2025).
Lebih lnjut Vita mengatakan, video klip dengan judul lagu yang sangat tidak senonoh dan tidak mendidik di lokasi yang memiliki makna historis, mencerminkan sikap yang tidak bertanggung jawab dan kurangnya moralitas yang dimiliki rumah produksi tersebut.
“Kami, merasa perlu untuk menegaskan bahwa tindakan semacam ini tidak dapat dibenarkan dan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.” tegas mahasiswi Fakultas Hukum Unisba Blitar ini.
Baca Juga :Polres Batu Bukber dan Bagikan Bingkisan ke Anak Yatim Piatu



















