“Ada pula dari Makassar. Kami memang penjualan melalui online juga. Sementara pemesan mulai dari bank, hotel hingga pejabat dan lain sebagainya,” katanya.
Dia mengatakan, untuk harga bervariasi. Mulai Rp 25 ribu hingga Rp 5 juta. Sementara untuk isi parsel atau hampers, ada yang berupakan kue atau makanan kering ada pula barang pecah belah.
Ada pula perangkat elektronik. “Kami menyesuaikan pemesan. Ada pula yang minta diis dengan microwave atau lainnya,” jelasnya.
Saat ini karena banjir pesanan, pihaknya mempekerjakan 20 karyawan lebih. Mereka berasal dari warga sekitar.



















