Tujuh Orang Diamankan dari Kasus Pengeroyokan Viral di Jombang

Dituduh Curi Uang, Santri Blitar Dikeroyok

“Pada dasarnya ada salah satu dari mereka ini punya dendam dan ingin mencari. Saat konvoi, dia melihat temannya menabrak salah satu pengendara hingga jatuh, dan langsung melakukan penganiayaan yang dianggapnya sebagai pembalasan dendam,” ungkap AKP Margono.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka memar di bagian badan dan lecet di bagian wajah akibat terjatuh dari motor. Polisi juga memastikan bahwa korban bukanlah target utama para pelaku. “Korban ini bukan target sasaran mereka. Mereka ini keliling mulai dari Pandaan sampai ke kota Jombang memang untuk mencari sasaran,” imbuh Kasatreskrim.

Baca Juga :DPRD Kabupaten Kediri Halalbihalal Bersama Jajaran Forkopimda

Read More

Polres Jombang mengapresiasi keberadaan CCTV yang turut membantu pengungkapan kasus ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jombang untuk segera memberikan informasi sekecil apa pun jika mengetahui adanya tindak kriminalitas. “Sehingga kami bisa melakukan tindakan kepolisian untuk menjaga Kabupaten Jombang menjadi lebih aman,” harap AKP Margono.

Diketahui, para pelaku merupakan anak-anak remaja dengan latar belakang pernah menjadi korban pemukulan atau pengeroyokan, namun tidak mengetahui identitas pelaku sebelumnya. Mereka kemudian mengajak teman-temannya untuk mencari sasaran secara acak

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *