“Saya rasa kenaikan ini cukup cepat dan drastis, hanya dalam waktu satu bulan terakhir ini naiknya bisa sampai Rp 100 ribu per gram. Biasanya itu hanya 3-5 persen saja dalam 3 bulan atau sekitar Rp 50 ribu,” ungkapnya.
Baca Juga :Pasar Ngadiluwih Mulai Dikerjakan Akhir April 2025
Adanya kenaikan ini, lanjut Achmad, turut berdampak pada penurunan angka penjualan emas di tokonya. Pasalnya, banyak masyarakat yang lebih memilih untuk menjual emas daripada membeli.
“Baru ada kabar harga emas naik ini, masyarakat banyak yang datang. Bukan untuk membeli emas, tapi untuk jual. Sehari saja kami bisa menerima 10-15 orang yang jual emas. Otomatis dampaknya ya angka penjualan emas di toko kami merosot,” bebernya.
Disamping itu, Achmad juga memprediksi bahwa harga emas akan terus mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Mengingat, kenaikan harga emas ini juga diakibatkan oleh faktor melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS hingga dampak ekonomi global.
Baca Juga :Sekolah Rakyat di Kediri Fokus untuk Keluarga Prasejahtera
“Kemungkinan akan terus naik, bisa sampai Rp 2 juta per gram untuk emas dengan kadar 99 persen atau 24 karat. Tergantung nanti seperti apa nilai tukar rupiah dan dampak ekonomi global yang terjadi sekarang ini,” tandasnya.



















