Menabung Uang Hasil Jualan Cireng, Kakak-Adik di Jombang Akhirnya Naik Haji

Menabung Uang Hasil Jualan Cireng, Kakak-Adik Akhirnya Naik Haji
Solihati (59) dan Nanik Hariyati (63), penjual cireng asal Desa Trawasan, Sumobito, Jombang, bersiap menunaikan ibadah haji usai menabung selama 13 tahun.(ist)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Di balik aroma cireng yang biasa mereka jajakan setiap pagi, tersimpan mimpi besar yang selama 13 tahun mereka peluk erat. Dua perempuan bersaudara asal Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, kini bersiap untuk perjalanan suci ke Tanah Haram.

Mereka adalah Solihati (59) dan kakaknya Nanik Hariyati (63), penjual cireng yang akhirnya akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Setiap hari mereka memulai pagi dari dapur mungil di rumah sederhana, meracik adonan cireng dari tepung aci yang digiling dengan telaten.

Read More

Tepung sebanyak lima hingga sepuluh kilogram diolah menjadi ratusan potong cireng—digoreng, dikemas, lalu diantar ke warung, toko jajanan, hingga kantin sekolah. Semuanya mereka lakukan sendiri, kadang dengan bantuan sepeda onthel yang sudah mereka miliki puluhan tahun.

Baca Juga :Target Operasional Juli, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Tinjau Lahan Sekolah Rakyat

“Kami mulai usaha ini sekitar tahun 2010. Awalnya cuma buat bantu dapur, tapi sejak lama saya punya niat kalau bisa, saya ingin naik haji,” cerita Solihati sambil menahan haru.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *