Inovasi daerah ini melibatkan tim dari Pemprov Jatim dan capaiannya diharapkan ada inovasi yang berdaya saing dengan daerah lain.
Hal ini disampaikan Pendiwan, ST Ketua Pansus IV Raperda Inovasi Daerah (Inda) usai rapat pembahasan raperda Inda di DPRD Kabupaten Kediri, Senin (5/5/2025) siang.
Baca Juga :Pejalan Kaki Lansia Meregang Nyawa Tertabrak Truk Boks di Jalur Maut Lamongan – Babat
Politisi senior PDI Perjuangan Kabupaten Kediri ini optimis bahwa raperda yang dibahas di sesi pertama dan keberlanjutannya akan membuahkan raperda yang memiliki misi dan visi yang jelas.
“Dalam membahas raperda inovasi daerah ini juga mengacu pada landasan historis, yuridis, filosofis dan urgensinya inovasi daerah harus terus dimunculkan dan memberikan nuansa baru dalam pelayanan publik dari Pemkab Kediri,” paparnya.
“Salah satu contoh ada inovasi baru di RSKK dengan konsep antar obat gratis (akrobat) ke pasien tanpa harus antri,” katanya.



















