Lamongan, SEJAHTERA.CO – Kegiatan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0812 Lamongan menunjukkan progres signifikan.
Sejak resmi dimulai di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, pengerjaan fisik berupa pengerasan jalan tampak dikebut di beberapa titik sasaran. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan aksesibilitas warga di wilayah pedesaan melalui pembangunan infrastruktur jalan yang memadai.
Anggota TNI jajaran Kodim 0812 Lamongan memulai pekerjaan sejak pukul 07.30 WIB dan terus berlanjut hingga sore hari, didukung oleh kondisi cuaca yang cerah. Dua ruas jalan menjadi prioritas dalam tahap Pra TMMD ini.
Baca Juga :Ratusan Kendaraan di Kediri Terjaring Operasi Gabungan
Pertama, jalan penghubung antara Desa Kebalan Kulon menuju Kudikan dengan total panjang 690,2 meter, lebar 4 meter, dan ketebalan 0,20 meter. Kedua, peningkatan kualitas jalan rabat beton di dalam poros Desa Kebalan Kulon sepanjang 137,5 meter, lebar 4,5 meter, dan tinggi 0,15 meter.
Hingga hari pertama pelaksanaan, pengerjaan di kedua lokasi tersebut terus dikebut secara bertahap.
Proses pengerasan jalan cor ini melibatkan sinergi antara personel TNI, dua aparat desa, dan partisipasi aktif dari warga sekitar yang bahu-membahu di lapangan. Kebersamaan ini menjadi kunci kelancaran dan efisiensi pekerjaan.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, menegaskan bahwa kegiatan Pra TMMD ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa.
Dia menekankan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.



















