Pekerja Warung Esek-esek Terindikasi HIV Masih Ditemukan, Pemkab Ponorogo Lakukan Ini

Sejumlah pekerja warung esek esek saat menjalani tes yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinkes
Sejumlah pekerja warung esek esek saat menjalani tes yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinkes

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Satpol PP dan Dinkes Kabupaten Ponorogo kembali bergerak menelusuri persebaran penyakit masyarakat di Bumi Reyog. Sejumlah pekerja warung remang-remang di empat lokasi dicek kesehatannya menggunakan alat khusus.

Hasilnya, dari empat lokasi yang disasar yakni warung kawasan Janti, Sukosari, Kecamatan Babadan dan Danyang, serta Serangan, Kecamatan Sukorejo, petugas menemukan adanya pekerja yang terindikasi HIV.

Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi Suprapto menyebut, lokasi paling mencolok ada di Janti dari 24 pekerja 13 yang dites dan ditemukan dua pekerja warung terindikasi HIV. Jumlah tersebut bertambah dari tracing yang dilakukan pada bulan April lalu.

Read More

Baca Juga :Bertentangan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pembungaan Sampah Ilegal di Hutan Wonosalam Ditertibkan

“Ada 24 orang yang di tes 13 sisanya menyusul ke Puskesmas. Tapi dari tracing bulan April, ditemukan 3 orang positif. Hari ini ketambahan 2 orang lagi. Total jadi 5 orang, dan itu beda-beda orangnya,” ungkap Eko kepada wartawan, Kamis (8/5/2025).

Tak hanya Janti, warung yang berada di Sukosari juga mencatat temuan. Dari 4 orang yang ditracing, 2 di antaranya menunjukkan gejala sakit. Lalu di lokasi Danyang, 3 dari 10 orang yang diperiksa juga terindikasi sakit.

Sementara di Serangan Sukorejo jadi satu-satunya titik nihil temuan, meski pemeriksaan dilakukan terhadap 10 orang.

“Kalau di Serangan itu dekat dengan balai desa, sebenarnya warungnya gak ada kama. Tapi memang penunggunya muda-muda. Kami akan koordinasi dengan muspika dan perangkat desa untuk sikap selanjutnya,” Ujar Eko.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *