Hendra mengakui jika dalam pemeriksaan tersebut masih ada sejumlah pekerja yang belum dilakukan pemeriksaan. Namun, pihaknya memastikan mereka yang belum dicek tetap akan dilakukan pemeriksaan oleh puskesmas.
“Ya 101 itu belum seluruhnya, tapi kita sudah minta datanya nanti mana yang belum akan diperiksa oleh puskesmas karena memang SOP-nya seperti itu. Jadi seluruhnya harus di periksa,” pungkas Hendra.
Baca Juga :Warga Desa Manggis Puncu Wadul Dewan Kabupaten Kediri Terkait Kasus Penguasaan Lahan
Seperti diketahui Pemkab Ponorogo gencar melakukan traking atau pemeriksaan tes massal HIV. Pertama sasarannya adalah pekerja prostitusi berbalut warung kopi di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek, Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Dimana dari 29 pekerja 13 diantara terindikasi HIV.
Kemudian melakukan skrining terhadap pekerja prostitusi berbalut warung kopi di sejumlah tempat. Ada di Kecamatan Jenangan, Babadan dan Sukorejo. Total ada 10 pekerja terdeteksi HIV.



















