“Tadi jam 9 pagi laporan masuk, kita terjunkan beberapa personel termasuk satu unit mobil damkar,” ujar Edi.
Evakuasi dilakukan dengan menyemprotkan campuran air dan deterjen ke sarang tawon yang tergantung di ruang terbuka. Metode ini dinilai efektif dan minim risiko bagi petugas maupun warga sekitar.
“Tawon vespa ini sangat berbahaya, jadi harus cepat ditangani. Sudah ada satu korban anak ibu Endang. Kami tadi meminta pemilik rumah menyediakan deterjen, karena metode yang digunakan adalah busa,” jelasnya.
Baca Juga :Eratkan Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolres Lamongan Silaturahmi ke Tokoh Agama
Edi meminta warga untuk segera melaporkan ke Damkar jika memang ada sarang tawon disekitar lingkungan. Sebab, sengatan tawon vespa memang dikenal sangat menyakitkan dan dapat menyebabkan reaksi serius, terutama pada anak-anak.
“Kalau kondisi korban mulai membaik meskipun masih mengalami pembengkakan di bagian tangan,” pungkasnya.



















