Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Jrakah, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, selama beberapa terakhir menyebabkan bencana tanah longsor yang mengharuskan 4 Kepala Keluarga (KK) mengungsi.
Puncaknya sebanyak 11 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor dari tebing yang berada sekitar pemukiman warga. Pada Kamis (16/5/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Sambit, AKP Baderi, mengungkapkan longsor terjadi di 11 titik yang tersebar di dua dusun, yakni Dusun Wotbiji dan Dusun Talun. Dimana, yang terbanyak berada di Dusun Talun dengan delapan rumah sedangkan sisanya di Dusun Wotbiji.
Baca Juga :Kandang Ayam dan Perabotan Warga Tanggunggunung Tulungagung Rusak Terdampak Longsor
“Awalnya kami terima laporan ada 10 titik longsor. Setelah kami cek lapangan, jumlahnya bertambah menjadi 11. Semua longsor terjadi di tebing dekat rumah warga, mengakibatkan kerusakan di bagian dapur, tembok, hingga sebagian depan rumah,” ungkap AKP Baderi saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2025).
Kapolsek mengatakan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Ponorogo telah meninjau lokasi. Meski, tidak ada rumah yang mengalami kerusakan total, kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan. Karena itu, warga diminta untuk tidak melakukan kerja bakti terlebih dahulu.
“Tanahnya masih bergerak, terutama jika dilakukan pembersihan material yang menempel di tembok. Kami khawatir terjadi longsor lagi kalau hujan turun,” imbuhnya.



















