Hujan deras selama berjam-jam mengakibatkan derasnya aliran Sungai Bruni, dan menghanyutkan apa saja yang ada di sekitar sungai.
Terpisah, Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri menyampaikan, sesuai informasi BMKG minggu kemarin antara 12 Mei 2015 hingga 17 Mei 2025 di Jawa Timur termasuk Kabupaten Kediri memang terjadi cuaca ekstrem yang dipengaruhi tiga kekuatan atmosfir, di antaranya gelombang rosby, low dan kelvin.
“Hal ini bisa berpengaruh pembentukan awan comulunimbus yang agresif. Atmosfir sangat labil dan jenuh hingga berakibat cuaca ekstrem dan turun hujan deras, sangat deras, jalan licin, banjir, angin kencang, longsor, pohon tumbang dan petir, ” katanya.
Baca Juga :Tanah Ambles di Ngetos, Tim Gabungan Pasang Peringatan Dini
Joko mengimbau warga Kabupaten Kediri senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat di musim pancaroba ini. Hal ini untuk pengurangan risiko kebencanaan.



















