Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sejumlah tempat wisata pantai di Tulungagung kotor dan penuhi sampah selama beberapa hari terakhir. Hal itu disebabkan lantaran luapan debit air pada Sungai Niyama yang turut membawa material sampah hingga terdampar di pesisir pantai.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi mengatakan, sesuai laporan yang diterima, terdapat lima pantai di Tulungagung yang penuh sampah. Di antaranya seperti Pantai Niyama, Pantai Sidem, Pantai Gemah, Pantai Bayem dan Pantai Midodaren.
Material sampah yang memenuhi lima titik pesisir pantai tersebut dikarenakan naiknya debit air pada sungai Niyama yang membawa material sampah. Sejalan dengan itu, terowongan Niyama juga dibuka, sehingga material sampah turut terbuang ke pantai.
Baca Juga :Bapak dan Anak Tiri asal Tulungagung Kompak Curi Sepeda Motor
“Jadi di Sungai Niyama itu tempat berkumpulnya air sungai dari Tulunaggung dan Trenggalek dan biasanya selalu terdapat material sampah. Pada kondisi hujan dan debit air naik, terowongan Niyama dibuka, sehingga material sampah terbawa,” kata Yudha Yanuar Hadi, Senin (19/5/2025).
Imbas kejadian ini, bibir lima pantai dipenuhi material sampah seperti ranting kayu hingga sampah rumah tangga. DLH Tulungagung juga sudah berkoordinasi dengan masing-masing Pokdarwis untuk membantu proses pembersihan sampah tersebut.



















