Lamongan, SEJAHTERA.CO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto melalui Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya fokus pada peningkatan kesehatan anak-anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Lamongan.
Dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN yang berlokasi di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu Kabupeten Lamongan, kini menjadi sumber rezeki bagi 47 warga sekitar.
Sebanyak 47 tenaga kerja lokal ini, terdiri dari 12 laki-laki dan 35 perempuan, mayoritas merupakan warga Desa Lopang sendiri.
Mereka setiap hari bahu – membahu menyiapkan dan mendistribusikan Makan Bergizi Gratis bagi siswa – siswi mulai jenjang PAUD hingga SMA di empat desa, Lopang, Kembangbahu, Pelang, dan Puter.
Baca Juga :Meski Telah Menerima SK, Ratusan CPNS di Ponorogo hanya Terima Gaji 80 Persen
Mitra SPPG Desa Lopang, Ganang Satria Wijaya, menjelaskan bahwa para pekerja dibagi menjadi empat shift, baik siang maupun malam.
“Ada yang bertugas mencuci ompreng pukul 12.00–14.00 siang, dan ada pula yang melakukan proses pemaketan makanan pada pukul 00.00–03.00 dini hari. Distribusi ke sekolah dilakukan mulai pukul 06.00 pagi,” terang Ganang, Selasa (27/5/2025).
Selain menyerap tenaga kerja, program MBG ini juga berkomitmen penuh dalam memberdayakan pelaku UMKM lokal.



















