“Sinergi dengan BMKG ini mengajak petani untuk memahami pola perubahan cuaca di tahun ini. BMKG memahami pengaruh cuaca menentukan tumbuh kembang tembakau di Kediri,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
‘Selama ini pertumbuhan tembakau di Kabupaten Kediri potensi berkembang bagus dan meningkatkan kesejahteraan petani tembakau,” jelasnya.
Ditambahkan Sukadi, pola tanam yang dilakukan petani tembakau di Kabupaten Kediri sudah benar. Hanya saja perubahan cuaca saat ini menjadikan petani harus cermat memantau situasi perkembangan pasca penanaman tembakau agar tidak rusak saat musim cuaca ekstrem di kemarau basah.
Baca Juga :Catat, Pemkot Blitar Bakal Gelar Festival Kopi, Ajang Rasakan Sensasi Minuman Khas Nusantara
“Apa yang disampaikan BMKG tentu dipahami petani tembakau Kabupaten Kediri. Tanaman tembakau yang terendam air hujan penanganan dilakukan cepat agar tembakau tidak mati. Hal inilah yang perlu diwaspadai petani tembakau,” ujarnya.



















