Dispertabun Kabupaten Kediri Edukasi Petani Tembakau Terkait Perubahan Cuaca fari BMKG

Dispertabun Kabupaten Kediri Edukasi Petani Tembakau Terkait Perubahan Cuaca fari BMKG
Tanaman tembakau di Jati Tarokan. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Pertanian dan Perkebunan(Dispertabun) Kabupaten Kediri bersinergi berikan edukasi dan pemahaman kepada petani tembakau di Kecamatan Grogol, Banyakan dan Tarokan.

Edukasi terhadap petani tembakau tersebut terkait informasi perubahan cuaca ekstrem di musim kemarau basah ini. Selama ini petani tembakau berada di wilayah lima kecamatan di barat sungai, ditambah Papar dan Purwoasri.

Sukadi Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri menyampaikan informasi cuaca perlu dipahami oleh petani tembakau di Kabupaten Kediri, mengingat tembakau sangat tumbuh dan berkembang di musim kemarau.

Read More

Sedangkan tahun ini musim kemarau basah pola tanam bisa juga berubah.

Baca Juga :Dinilai Merugikan, Kalangan Dewan Desak Evaluasi Total Kemitraan Perumda Panglungan

“Sinergi dengan BMKG ini mengajak petani untuk memahami pola perubahan cuaca di tahun ini. BMKG memahami pengaruh cuaca menentukan tumbuh kembang tembakau di Kediri,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).

‘Selama ini pertumbuhan tembakau di Kabupaten Kediri potensi berkembang bagus dan meningkatkan kesejahteraan petani tembakau,” jelasnya.

Ditambahkan Sukadi, pola tanam yang dilakukan petani tembakau di Kabupaten Kediri sudah benar. Hanya saja perubahan cuaca saat ini menjadikan petani harus cermat memantau situasi perkembangan pasca penanaman tembakau agar tidak rusak saat musim cuaca ekstrem di kemarau basah.

Baca Juga :Catat, Pemkot Blitar Bakal Gelar Festival Kopi, Ajang Rasakan Sensasi Minuman Khas Nusantara

“Apa yang disampaikan BMKG tentu dipahami petani tembakau Kabupaten Kediri. Tanaman tembakau yang terendam air hujan penanganan dilakukan cepat agar tembakau tidak mati. Hal inilah yang perlu diwaspadai petani tembakau,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *