Bupati dan Wakil Bupati Jombang Berkendara Kampanyekan Keselamatan

Bupati dan Wakil Bupati Jombang Berkendara Kampanyekan Keselamatan
Dengan sarung dan helm, Bupati Warsubi bersama ratusan peserta ‘Riding to Muassis’ berangkat dari Lapangan Pulo menuju makam muassis pondok pesantren.(sejahtera.co)

“Saya sangat mengapresiasi Ansor Jombang Kota yang bisa memadukan ziarah muassis dengan kampanye keselamatan. Ini bentuk nyata menjaga nilai dan juga menjaga nyawa,” ujarnya.

“Anak-anak muda Jombang jangan hanya semangat dalam organisasi, tapi juga harus menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas. Karena itu juga bagian dari akhlak dalam bermasyarakat,” imbuhnya.

Bupati Warsubi berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin untuk memperkuat hubungan spiritual masyarakat dengan para ulama sekaligus menjalin sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah.

Read More

“Jombang ini kota santri, kota ulama. Kalau kita rawat nilai-nilai itu dengan kegiatan positif seperti ini, saya yakin generasi muda Jombang akan menjadi pelopor kebaikan di mana pun berada,” tutupnya.

Wakil Bupati Salmanudin Yazid turut menekankan pentingnya menjaga akhlak dan tradisi pesantren di tengah era modern.
“Ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan hari ini tidak lepas dari perjuangan para muassis. Kita wajib menjaga warisan itu dengan akhlak dan kerja nyata,” ujarnya.

Dari sisi kepolisian, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyoroti pentingnya kampanye safety riding di kalangan muda.
“Ansor hari ini memberikan contoh bahwa berkendara itu tidak hanya soal gaya, tapi juga harus mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.

Sebagai bentuk simbolik dan edukasi keselamatan berkendara, Kapolres Jombang turut membagikan helm SNI kepada 10 peserta terpilih.

“Ini bukan hanya kegiatan ziarah biasa. Kita ingin menanamkan bahwa menghormati para pendiri bangsa dan ulama harus dibarengi dengan etika berlalu lintas yang baik. Apalagi generasi muda hari ini sangat aktif berkendara,” kata Kapolres Ardi.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan tabur bunga di kawasan makam Gus Dur, sebagai bentuk penghormatan kepada sosok kiai dan pemimpin bangsa yang mewariskan nilai-nilai luhur.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *