Beberapa komoditas unggulan seperti jeruk, apel, pakcoy, wortel, dan kentang diproduksi dalam skala besar dengan cakupan distribusi hingga ke berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Bahkan, sebagian besar pasokan hortikultura untuk Indonesia bagian tengah dan timur dari Kota Batu.
Baca Juga :Pembentukan Koperasi Merah Putih Tulungagung, Tinggal Tunggu Penerbitan SABH Kemenkumham
Dalam paparannya, Wali Kota menggarisbawahi pentingnya transformasi melalui teknologi dan kolaborasi. Salah satunya melalui inisiatif CooSAE (Cooperative of Smart Agriculture Ecosystem), wadah pemberdayaan petani muda berbasis jaringan sosial dan inovasi teknologi.
Wali Kota Batu secara khusus mengajak pihak Belanda untuk menjalin kemitraan di beberapa area prioritas, seperti pengembangan varietas unggul, sistem pertanian terlindungi, teknologi pemulihan lahan, pengendalian hama ramah lingkungan, dan transfer pengetahuan melalui pelatihan petani.
Misi ekonomi ini bertujuan untuk memperluas jaringan kerja sama, terutama dalam penguasaan teknologi pertanian seperti farming dan greenhouse, serta transfer pengetahuan bagi petani muda melalui program corporate social responsibility (CSR).
“Dalam forum ini, banyak hal dan manfaat dalam diskusi yang luar biasa pada sektor pertanian terutama untuk Kota Batu. Tentunya kita akan bawa ke Kota Batu, bagaimana kemudian smart farming yang menjadi pertanian masa depan supaya petani muda tertarik untuk terus bertani di Kota Batu. MBATU SAE!,” disampaikan Wali Kota seusai kegiatan,Selasa (17/6/2025).
Baca Juga :Purnawirawan Hingga Anggota Polri yang Sakit Disambangi saat Hari Bhayangkara
Langkah tersebut sejalan dengan visi-misi Wali Kota Nurochman untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan ini juga menjadi salah satu capaian menonjol dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.
Turut mendampingi Wali Kota, Staf Ahli Wali Kota Batu, beserta Kepala SKPD Terkait di Lingkungan Pemkot Batu serta dari Coosae, Fatchul Yasin, Rakhmad Hardiyanto, Alan W Hafiludzin, Setiawan Putra.ar



















