Peristiwa bermula ketika Kereta Api 265 Ambarawa Ekspres melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.
Ketika mendekati perlintasan, truk tangki berisi air dikemudikan oleh Ahmad Ainun melintas dari arah utara menuju selatan.
Karena pintu perlintasan tidak tertutup, Ainun tidak menghentikan truk yang dikemudikannya hingga tertabrak kereta api.
Benturan keras menyebabkan truk terseret dan terguling ke arah selatan hingga rusak parah.
“Dari hasil olah TKP, kondisi kepala truk tangki air hancur. Dan pengemudi truk ditemukan mengalami cedera parah di kepala,” jelasnya.
Korban dibawa ambulance ke rumah sakit Muhammadiyah Lamongan, namun nyawanya idak tertolong.
“Truk tangki yang ringsek kemudian dievakuasi oleh tim gabungan dari Polri dan PT KAI,” pungkasnya.
Suprapto Irwan Maftuhin



















