Kala itu Gunung Kelud meletus, Pecut Samandiman pernah digunakan untuk membendung muntahan lahar dari puncak Gunung Kelud.
Pecut Samandiman milik Bupati Blitar tersebut konon mampu membelah aliran lahar Gunung Kelud, padahal lahar berisi cairan sangat panas.
Baca Juga :Tradisi Bubur Suro di Jombang, Simbol Doa Tolak Bala di Bulan Muharram
Dengan terbelahnya lahar panas tersebut maka dapat membelokkan jalannya lahar sehingga kampung pun aman.
Untuk mengenang peristiwa itu, kini diabadikan dalam sebuah RTH (Ruang Terbuka Hijau) di selatan Alun-alun Blitar yang bernama Taman Pecut.
Taman ini didirikan oleh Pemerintah Kota Blitar, untuk mengenang dan mengabadikan sejarah dan legenda pusaka sakti Kanjeng Adipati Haryo Sosro Hadinegoro atau Bupati Blitar.
Taman ini mulai diresmikan Kamis, 22 Juni 2017 oleh Wali Kota Blitar yaitu Samanhudi Anwar.



















