Ditambahkan Mas Bup Dhito, untuk pembebasan lahan jalan masuk ke SR sudah mulai jalan dan sudah ada kesepakatan dengan PTPN.
Ariyanto Kepala Dinsos Kabupaten Kediri mengatakan 100 siswa yang terdaftar di SRMA ini merupakan anak dari keluarga kurang mampu dan memiliki prestasi.
Data dari keluarga kurang mampu ini dipastikan benar karena petugas melakukan pendataan ke lokasi dan survei sesuai data.
Baca Juga :Siswa Baru Jalani MPLS Bertemakan Ramah, ini Penjelasan Kadindik Jatim
“Kita juga koordinasi dengan orang tua apakah mau anaknya bersedia lanjutkan ke SR dan tinggal di asrama. Setelah sepakat anaknya bersedia di SR dan di asrama,” ujarnya.



















