Korban ditemukan tergantung dengan seutas tali tampar berwarna abu-abu yang diikatkan pada atap kayu kamar mandi, dengan posisi tubuh menghadap ke timur. Panik, sang anak langsung berlari keluar rumah dan meminta pertolongan warga sekitar.
“Ibu kandung korban segera diberi kabar dan pulang dari tempat kerjanya. Tak lama kemudian, warga dan aparat kepolisian datang untuk melakukan evakuasi,” imbuhnya.
Dari keterangan keluarga, terutama sang ibu, diketahui bahwa korban diduga mengalami depresi. Shohibul sebelumnya sempat menyampaikan niat untuk menikah lagi, tapi tidak mendapat restu dari pihak keluarga. Hal itu diduga menjadi salah satu pemicu tekanan batin yang dialaminya.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain indikasi kuat bahwa korban meninggal akibat gantung diri.
Jenazah Shohibul kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.



















