1. Stasiun Madiun: 108.006 penumpang
2. Stasiun Magetan: 20.403 penumpang
3. Stasiun Ngawi: 19.841 penumpang
4. Stasiun Walikukun: 5.004 penumpang
Zainul menjelaskan bahwa KA BIAS relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo–Madiun (PP) menghubungkan bandara dengan wilayah-wilayah di dua provinsi, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain mengintegrasikan dua moda transportasi (kereta api dan pesawat), lanjutnya, layanan ini juga mengoneksikan berbagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial di kedua provinsi tersebut.
Baca Juga :Anggaran BTT Naik 143 Persen, DPRD Kota Madiun Kritik Keras Perubahan APBD 2025
“Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi penumpang pesawat maupun komuter harian yang membutuhkan moda transportasi cepat, nyaman, terjadwal tepat waktu,” urainya.
“Serta lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dan mampu meminimalisir kepadatan kendaraan di jalan raya,” pungkasnya.



















