Travel Umrah Tawwaabiin Bodong, Warga Lamongan-Gresik Rugi Miliaran Rupiah

Travel Umrah Tawwaabiin Bodong, Warga Lamongan-Gresik Rugi Miliaran Rupiah
Kepala Kemenag Lamongan Muhlisin Mufa.(Foto : Suprapto )

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Puluhan warga dari Lamongan, Gresik, hingga Surabaya mendatangi Polres Lamongan, Kamis (24/7/2025), untuk melaporkan dugaan penipuan oleh biro travel umrah bernama Tawwaabiin yang beralamat di Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Para korban mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah setelah membayar lunas biaya perjalanan namun tidak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci.

Baca Juga :Curi Perhatian Masyarakat, KA BIAS Layani 153.254 Sejak Januari – Juni, Berikut Datanya

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lamongan, Muhlisin Mufa, memastikan bahwa travel umrah tersebut merupakan travel fiktif alias tidak memiliki izin resmi. “Setelah kami cek di aplikasi SatuHaji, ternyata izin travel-nya itu tidak ada,” tegas Muhlisin.

Read More

Muhlisin mengungkapkan, kasus ini sebenarnya sudah difasilitasi mediasi pada April 2025 antara pihak travel dan korban. Saat itu, travel umrah bodong tersebut menjanjikan pengembalian dana dan pemberangkatan secara bertahap, tapi hingga kini belum ada kejelasan.

“Pada bulan April kami sudah memediasi pertemuan antara korban dan pihak travel. Mereka menjanjikan pengembalian uang dan pemberangkatan, tapi sampai sekarang tetap tidak ada kepastian,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *