Cemburu, Pemuda Sukodadi Lamongan Lakukan Penganiayaan dan Ancaman

Cemburu, Pemuda Sukodadi Lamongan Lakukan Penganiayaan dan Ancaman
Petugas Polsek Sukodadi meringkus terduga pelaku.

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Seorang pemuda berinisial AS (24) warga Dusun Kudon Desa Madulegi Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan diamankan anggota Polsek Sukodadi.

Pemuda yang memiliki tato burung hantu di dadanya dan tangan kirinya itu diamankan polisi setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap Moh. Abdul Aziz (25) dan mengancam keluarga korban dengan parang.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pengancaman itu di rumah Suseno (34) Dusun Kudon, Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi pada Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Read More

Sedangkan penganiayaan terhadap korban itu terjadi di Pasar Burung Ngaglik Timur Kelurahan Sukorejo Kecamatan Lamongan pada pukul 14.30 WIB, dan dipicu oleh kecemburuan pelaku terhadap korban.

Baca Juga :Satpol PP Kabupaten Kediri Intensifkan Patroli dan Razia Peredaran Miras

Menurut kronologi kejadian yang diterima dari Polsek Sukodadi, penganiayaan pertama kali terjadi pada Minggu, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 14.30 WIB di Pasar Burung Ngaglik Timur, Kelurahan Sukorejo.

Abdul Aziz menjadi korban penganiayaan oleh AS, yang menyebabkan korban mengalami luka serius. Korban dilarikan ke Puskesmas Sukodadi sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) karena tulang dahinya pecah.

Tak berhenti di situ, sekitar pukul 17.00 WIB di hari yang sama, terduga pelaku mendatangi rumah korban di Dusun Kudon Desa Madulegi Kecamatan Sukodadi.

Saat itu saksi Suseno (34) yang merupakan kakak korban, bersama ibu dan adiknya, dikejutkan oleh kedatangan terduga pelaku yang menggedor pintu rumah sambil membawa parang kecil.

Baca Juga :Dua Siswa Sekolah Rakyat Kota Batu Mengundurkan Diri, ini Penyebabnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *