Saat perpindahan ruangan, pihak kafe menemukan botol minuman keras yang tidak dijual di AR KTV. “Karyawan kami yang bersih-bersih di ruangan nomor enam menemukan botol miras merek lain. Ada indikasi kuat bahwa miras itu dibawa dari luar,” jelas Sinyo.
Dalam olah TKP, polisi mengamankan enam botol miras merek Iceland dalam kondisi kosong, serta rekaman CCTV dari dalam ruangan karaoke. Sinyo mengaku baru mengetahui ada korban yang meninggal setelah kabar tersebut menyebar hari ini.
“Saya juga baru tahu ada yang meninggal setelah diberi tahu pihak luar. Katanya habis dari sini,” imbuhnya.
Baca Juga :Sembilan Pemain Asing Persik Kediri Adaptasi Makanan Khas Indonesia Jelang Liga 1 2025
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk asal muasal miras yang dikonsumsi para pengunjung. Dugaan sementara, korban mengonsumsi minuman keras dari luar yang diduga tidak sesuai standar keamanan.



















