STIKES RS Baptis Kediri Bentuk Kader Posyandu Gereja Lewat Pendekatan Parish Nursing

STIKES RS Baptis Kediri Bentuk Kader Posyandu Gereja Lewat Pendekatan Parish Nursing
Kegiatan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat berbasis komunitas, STIKES RS Baptis Kediri

Dalam implementasinya, sebanyak 10 anggota jemaat direkrut sebagai kader dan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dalam lima pertemuan. Tiga sesi teori dilakukan di kampus STIKES RS Baptis Kediri, sementara dua sesi praktik melibatkan 50 peserta di GBI Paul Jaten pada 29 Juni dan 27 Juli 2025.

Materi pelatihan mencakup konsep posyandu lansia, gizi dan diet, penyuluhan kesehatan, serta keterampilan praktis sebagai kader. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Sandy Kurniajati, dibantu dua anggota tim: Maria Anita Yusiana, S.Kep., Ns., dan Yoyok Febrijanto, M.Pd.

Sandy menambahkan bahwa melalui program ini, mereka menemukan kasus-kasus kesehatan seperti obesitas dan hipertensi pada lansia jemaat. Karena itu, pelayanan rutin dan kaderisasi menjadi penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga gereja.

Read More

Baca Juga :Warga Pojok Kediri Datangi Kejari, Protes Penyaluran Bansos Dampak TPA yang Dinilai Tak Tepat Sasaran

“Harapannya, pendekatan Parish Nursing ini bisa menjadi model pelayanan kesehatan berbasis gereja yang berkelanjutan dan berdampak luas, terutama dalam membangun kepedulian jemaat terhadap kesehatan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *