Selama tinggal di Purwantoro, Agus tidak mengetahui secara pasti Alip dan Hartono berkerja di mana. Namun yang pasti seusai mendapatkan kabar sang anak meninggal dunia dan ditemukan di Ponorogo, ia langsung menghubungi suami Alip.
“Sempat saya telfon saya kabari suaminya, setelah itu saya telfon lagi tidak bisa,” imbuhnya.
Baca Juga :Viral Bendera One Piece di Ponorogo, Polisi Ingatkan Warga Kibarkan Merah Putih
Agus berharap agar pelaku pembunuh anaknya bisa segera tertangkap. Ia juga meminta agar pelaku bisa dihukum seberat beratnya sesuai hukum yang berlaku.
“Segera ditangkap dan bisa dihukum berat sesuai undang undang,” pungkasnya.
Kasus dugaan pembunuhan tersebut saat ini masih ditangani Satreskrim Polres Ponorogo. Sudah ada empat orang saksi yang telah dipanggil untuk dimintai keterangan untuk mengungkap misteri kematian korban.
“Sudah ada empat orang yang kami panggil termasuk dari pihak keluarga,” ungkap Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali.



















