Bahkan sebagian bangunan SDN 2 Kradinan mengalami kerusakan parah akibat tertimpa longsor.
Kendati material tanah longsor menimpa SDN 2 Kradinan, pihaknya memastikan jika tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut, mengingat kejadian itu berlangsung saat aktivitas pembelajaran telah usai.
Hanya saja, bangunan perpustakaan dan toilet di sekolah tersebut rusak total imbas tertimpa longsor.
“Untuk SDN 2 Kradinan, kerusakan terjadi pada gedung perpustakaan dan toilet yang hanyut terbawa material tanah longsor kemarin sore,” ungkapnya.
Selain SDN Kradinan, Guruh menyebut, material tanah longsor yang terjadi di Desa Kradinan Kecamatan Pagerwojo itu juga menimpa salah satu ruas jalan utama di wilayah itu.
Diketahui, ruas jalan tersebut bahkan merupakan jalan penghubung antar Kabupaten yakni Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek.
Menurut Guruh, ruas jalan utama itu tertutup material tanah longsor yang cukup tebal dan tinggi, sehingga akses dari Tulungagung menuju Kecamatan Bendungan Trenggalek tertutup total.
Meski begitu, pihaknya masih mewaspadai potensi terjadinya longsor susulan di lokasi tersebut mengingat hujan yang terjadi kemarin cukup lama.
“Saat ini tim gabungan TNI, Polri, BPBD dan masyarakat masih mencari cara untuk membuka akses kedua wilayah,” pungkasnya.



















